Pemilu udah makin dekat, suasana pun semakin memanas disekitarku. Aku pulang kampung selama dua minggu ini (sejak akhir maret) emang dalam rangka pemilu karna kebetulan bokap emang jadi caleg di kotaku (mohon doa restu ya..hehehe..), beliau emang politikus selain melakukan kesibukan yang lain sejak dulu banget dan termasuk tokoh masyarakat yg disegani sejak aku kecil. jadi sebagai anak yang harus berbakti sama orangtua aku harus pulang donk...sekedar memberikan dukungan moril, setidaknya itu yg dibutuhin bokapku saat ini. Buatku pribadi sih politik tai kucing bahkan lebih bau dari tai kucing, para penjilatlah yang biasanya suka seenaknya, orang yang mencoba lurus berusaha mereka jatuhkan dengan cara apapun. Dan itu terbukti semalam...
Semalam rumahku sudah penuh sama tamu-tamu yang terus mendatangi rumahku, suasana masih aman meski ramai semua orang saling berbagi cerita termasuk ayahku. Sampai waktu menunjukkan pukul 8 malam, tiba-tiba beberapa sepupuku kedapatan menggiring seorang yg gak asing buatku dengan raut muka penuh amarah. Bokapku mencoba menenangkan dan bertanya apa duduk perkaranya. penuh emosi sepupuku berusaha menjelaskan bahwa dia menangkap basah orang itu sedang menyebarkan selebaran ke seluruh kota yang isinya tulisan2 yang menyudutkan bokapku. Intinya dia memfitnah bokap dan berusaha memprovokasi orang2 agar tidak memilih ayahku. setelah karna alasan dendam pribadi juga setelah dipaksa2 akhirnya dia mengaku dibiayai oleh orang lain untuk memperbanyak dan menyebarkan selebaran itu-yg ternyata caleg juga- Gilaaaa...politik emang gila, segitu takutnyakah sampai orang2 itu melakukan hal kotor kayak gini demi menjatuhkan ayahku. SINTING.MySpace

Padahal setauku bokap selalu ngebantu dia ketika dia ada masalah. dia dendam nglakuin itu karna alasan dulu ayah pernah menolak membantunya ketika dia minta dibuatkan surat palsu yg menyatakan dia single-padahal kenyataannya dia beristri-jelaslah bokapku nolak mentah2...

Kesabaran ayahku sudah sampai batasnya, orang itu memang sudah cukup sering memfitnah bokap di depan umum, selama ini bokap udah cukup sabar menahan emosi. Tapi malam ini semua sudah sampai batasnya. Akhirnya orang itu digiring ke kantor polisi, sementara ditahan dan dilaporkan atas pencemaran nama baik. Yah...semoga ini bisa jadi pelajaran...


udahan ah,
MySpace

2 yang mau cuap2:

Sendal Jepit mengatakan...

ya itulah yang namanya manusia, kalo ga gitu bukan manusia namanya

kakve-santi mengatakan...

nyalon nih...
sabar, politik ya begitu...

ada kalanya politik itu bersih, dan gak jarang juga yang kotor...

Posting Komentar

silahkan bercuapcuap !

Lunax Free Premium Blogger™ template by Introblogger