Penolong itu kini merana. Kenapa ?. Tanya saja sama yang ditolongnya !. Kapok ?. Gak juga menolong itu gak ada istilah kapok kan ? apalagi kalo pake middle name "tanpa pamrih".

********



Kalian sendiri pernah gak merasa seperti penolong yang merana itu ?. Mendapati seseorang datang kepadamu, memasang wajah seperti hari-esok-tidak-akan-pernah-indah-lagi-jika-hari-ini-kamu-tak-membantunya. See ?. Siapa yang bisa mengelak ?. Saya pun termasuk jajaran orang yang tak bisa mengelak, terlepas dari area pekerjaan yang memang ingin saya geluti nantinya yang notabene menuntut keprofesionalan untuk hal "menolong".

Tapi ini lain. Bukan soal apa yang akan kita dapat setelah menolongnya, bukan. Karena menolong ini tanpa pamrih. Namanya tanpa pamrih berarti kan memang tidak mengharapkan apa-apa dan saya sadar betul akan hal itu. Saya memang tidak mengharapkan apa-apa sebagai timbal balik atas apa yang saya lakukan. Hanya saja kenapa justru saya sekarang yang dirugikan. Dirugikan atas apa yang dia lakukan pasca saya menolongnya.

Terkadang kita memang harus lebih peka untuk melihat antara siapa yang pantas dan benar-benar harus kita tolong atau orang yang selalu datang meminta pertolongan pada kita layaknya parasit. Menghisap kita sampai habis lalu pergi. Dan jadilah kita "korban". Pernahkah kalian merasa menjadi "korban" seperti saya ?. yah atas nama kemanusiaan saya sekarang cuma bisa geleng-geleng dan memaklumi, karena kata-kata pun sepertinya tidak bisa membuatnya merubah perilaku negatifnya itu. Sekali lagi, toh saya tidak kapok untuk menjadi penolong buat orang lain.

Apa kabar negara kita nantinya kalau mendapati banyak Anak Indonesia yang berjiwa parasit seperti itu ?. Kalau kata Gita Gutawa jangan di sini deh pergi aja sana ke segitiga Bermuda ! atau kalau perlu yang lebih jauh lagi, pergi sekalian sana ke kutub utara. Ngomong-ngomong Kalau berangkat dari Indonesia jauhan mana sih ? hahaha.... :)). Ih, saya sih gak mau ya jadi Anak Indonesia yang kayak gitu. Saya mau jadi yang helpful aja. Lebih keren. Lebih asyik. Dan yang pasti Lebih terlihat cantik *narsis aja*

Mudah kok kalau mau berurusan sama saya, tapi jangan menggampangkan !. Itu hal yang paling saya tidak suka. Kalian pasti juga gak suka kan kalau ada yang ngegampangin alias ngeremehin ?. *jiaaahh....nyari pendukung nih ^^"*

Pweeehh....Tarik nafas jenk....Take a breath Take it easy... :)




Salam ibu peri :),

28 yang mau cuap2:

Alil mengatakan...

ajenk yang sabar ya...
pasti ada suatu hikmah dari setiap kebaikan...

cuma, mulai sekarang, emang harus tegas sih sama parasit2 itu...
alil punya radar parasit lho... bisa ngeliat mana yang pantas ditolong, mana yang ngga.. hehhehe...

Aulawi Ahmad mengatakan...

pernah ada seseorang ditanya kenapa anda menolong orang itu ? seandainya tidak kau tolong pasti tak akan terjadi keburukan ini...lalu dia menjawab, "aku menolong karena menolong itu tak butuh alasan"...:)

Aulawi Ahmad mengatakan...

pernah ada seseorang ditanya kenapa anda menolong orang itu ? seandainya tidak kau tolong pasti tak akan terjadi keburukan ini...lalu dia menjawab, "aku menolong karena menolong itu tak butuh alasan"...:)

gd mengatakan...

hey, just blogwalking, i've followed u, it'd be cool if ya can visit and follow mine too...
*this blog's a cutie

xoxo
www.gd-dujour.blogspot.com

-Gek- mengatakan...

Menolong orang, harusnya seperti jatuh cinta.. ga perlu alasan ya,, :)

ajenk mengatakan...

@alil-- bagi radarnya donk lil...haghaghag...

@aulawi-- yup yup memang tidak ada alasan...cuma sedikit kesal sama tingkahnya haha...

@Gd-- i'm comiiiiing.... :O

@gek-- hu uh....emang gak ada alasan bener2 emg pengen ngebantu dia waktu itu.... :)

Desi Eria R. mengatakan...

Tangan di atas kan emang lebih baik dari tangan di bawah jeng.
Menolong itu mulia. Asal yg minta tolong juga tau diri aja, jangan dikit2 minta tolong, betuuul bu?

ajenk mengatakan...

@desi-- yoi yoi...jadi kebiasaan tuh... :))

Gusti mengatakan...

kadang yg di tolong ga ngerasa klo dah di tolongin, malah ngelunjak jadinya..
tp sebaiknya kita melupakan kebaikan yg pernah kita buat dan menginggat kebaikan orang lain ma kita.. :D

wandy.popok mengatakan...

bener kata abang2 yang di atas jenk, nolong gak butuh alasan :)

ajenk mengatakan...

@ gusti-- yeah...kamu benar...semoga dia juga ngerti sama kata2 ini hahaha...

@wandy-- yeah...pok...satu2nya alasan kenapa saya nolong dia ya karena saya pengen nolong dia keluar dari masalahnya :))

Etha mengatakan...

setuju ma yg lain deh ... menolong ga perlu alasan :D

ajenk mengatakan...

@etha-- emang gak ada alasan sama sekali...alasannya ya menolong itu sendiri haghag... meski pada akhirnya jadi korban... :)

caca mengatakan...

setuju sama yg laen... :))

ajenk mengatakan...

@ caca-- setuju jugaaaaa..... :))

-iRni- mengatakan...

hmmmm... setelah ngobrol2 kita di perpus dan di lab, dan hasil observasi pendapat teman-teman semua. rasanya tulisanmu ini bukan pada permasalahan menolong itu bagaimana, karena selama aku kenal kamu yah.. orangnya let it flow aja, so... biar temanmu begitu, yah bukan suatu masalah, tapi yang kamu prihatinkan adalah kenapa masih ada orang-orang yang seperti itu, yang tidak pernah bisa menghargai niat baik dari seseorang. moga-moga kita tidak termasuk di dalamnya yah. amin

Brokoli sehat mengatakan...

I'm sooo feel you! karena saat ini sedang dalam kondisi yang sama. Akhirnya cuma bisa berdoa minta diikhlaskan

Itik Bali mengatakan...

Yang ikhlas ya
yang sabar...seperti kata pepatah : Orang sabar disayang pacar :D

anindyarahadi mengatakan...

mampir balik mbak..


nanggepin itik , orang sabar perutnya besaar :p

ajenk mengatakan...

@ mb popi-- asyiikk ada temaaaan *peluk* hohoho....yup sedang mencoba mbak....ilmu ikhlas emag susah2 gampang ya hahaha....

@itik-- hahaha...pantes si pacar tambah sayang LOL :P

ajenk mengatakan...

@ anindya-- waww.... *langsung ngaca buat mastiin ukuran perut* doooh....masa iya buncit ?? LOL :P

diar mengatakan...

Walah-walah! ada apa dengan kamu jenk? maksudnya, segala (katakanlah menolong itu = jerih payah) jerih payahmu serasa tidak hargai? Begitu maksdunya jenk?

Santai ajalah, biarlah Tuhan membalas segala apa yang terjadi. He heh...

ajenk mengatakan...

@ diar-- bukaaaaann....
aku gak minta dihargai loh disini....pamrih dunk jadinya, bukaaaan gitu...
pokoknya pasca kejadian aku jadi korban. titik. hehehehe....

ajenk mengatakan...

@ mba irni-- u know who i am lah mbak hohoho...sebenernya gak minta dihargai juga sih...yg penting jangan jadiin kita korban aja... serasa tumbal ya...hahahaha....

ajeng mengatakan...

Haloooo..seneng ketemu ajenk nih (secara yg namanya ajeng pasti kerenlah hehe).
Idem dengan komentator-komentator diatas,sabar itu sebenarnya tiada berbatas tapi lebih sering kita sendiri yg membatasi.
Semangatlah pokoknya ^_^

ajenk mengatakan...

@ ajeng-- semangaaaatt ajeng....!! sabar in progress haghaghag.....kayak download ajah... :P

Andi Pangeran mengatakan...

hehhee.....
gw yakin kalo cuma masalah ginian doang sih kecil lah buat ajenk.....

*kalo dah lulus konsultasi gratis yah??*

jiyakakakakakak, pamrih :P

PipiT mengatakan...

karena kita terlalu baik jadi mereka seenaknya aja ma kita kayak gitu kali ya mbak. hehee..

ikhlas.. ikhlas.. ikhlas.. ikhlas..

semua pasti ada yang bales kok mbak.. ;)

Posting Komentar

silahkan bercuapcuap !

Lunax Free Premium Blogger™ template by Introblogger